29 Desember 2017

Terima Kasih Dua Ribu Tujuh Belas



[20 NOV | 08:18] Usianya kurang lebih enam puluhan. Berkerudung masa kini dan berjarik. Melayani pembeli sembari menggoreng beberapa tusuk baso dengan kompor gas satu tungkunya. Juga membungkus nasi kucing setelahnya. Berniaga seorang diri tepat di sisi timur ujung ringroad Gamping, sebuah angkringan dalam gerobak dorong. Buka hanya di siang hari, meski kemarin baru tutup menjelang maghrib. Tidak berjualan di malam hari semata-mata karena di sekitar lokasi ada angkringan lain yang buka pada jam malam. "Manut mawon," katanya. Lalu, apa alasanku untuk mengeluh soal ini itu?

[07 DES | 06:43] Pagi ini untuk kali kedua aku mampir dari tugas pagi hari di kawasan pasar Gamping, Sleman. Angkringan Bismillah oleh seorang perempuan berusia enam puluhan. Tahukah apa yang membuat kakiku terhenti tepat sebelum turun dari motor? Di sudut kiri bawah spanduk depan warung tertulis, "25% Keuntungan Disedekahkan." Lalu, apakah 'precious' dan 'priceless' memiliki kedekatan makna dalam sastra Inggris? Ah... sudah Jumat lagi. Jangan lupa jaga kesehatan!

Visualisasi dan suara hanya pemanis. Masih banyak sisanya di tempat 'ngarsip' baru saya, Dribbble. Temukan juga yang sejenis di tempat penyimpanan arsip dengan dimensi lebih panjang dan lebar di Behance. Beberapa ada pula di channel YouTube saya dalam bentuk tutorial.