29 April 2008

Lima Puluh Ribu


Jika sebuah gambar dapat menceritakan seribu kata, maka selembar uang lima puluh ribu bagi setiap orang dapat memiliki segudang makna. Anggap saja selembar kertas biru itu perlu dilarikan ke sejumlah warung favorit, maka nilai intrinsik yang terkandung akan setara dengan:
[1] Biaya akses internet selama 40 jam. Dapat diperoleh dengan memilih warnet yang menyediakan paket hemat Rp 1.250 per jam. Sebut saja warnet Itu yang menawarkan paket hemat dari pukul 22.00 hingga 08.00 di hari berikutnya. Fasilitas plus berupa webcam, headset, CD-ROM, air putih hingga kamar mandi dalam.
[2] 33,333333333333333333333333333333 gelas kopi susu. Dengan rincian harga Rp 1.500 per gelas belimbing. Tidak termasuk mie instan, telur puyuh, pia gepeng dan roti isi nanas.
[3] 100 kali parkir di depan warung sepanjang jalan Ketintang. Berlaku dari sore hari setelah maghrib hingga sebelas malam waktu setempat.
[4] 10 piring rawon daging porsi warteg. Sudah termasuk teh manis dan es batu yang disajikan dalam gelas terpisah.
[5] Selembar uang sepuluh ribuan plus enam lembar uang lima ribuan ditambah sepuluh lembar uang seribuan. Ingat 3D; dilihat, ditrawang, diraba.
Akan tetapi, jika kertas biru yang dimaksud tidak mengandung nilai intrinsik yang seharusnya alias palsu, maka urutan tindakan yang dapat dilakukan adalah scan, edit, posting.

25 April 2008

Kembali Lagi


Setelah cuti ngeblog selama tiga zaman (zaman blogspot rewel, sembuh sampai rewel lagi), tibalah saat yang ditunggu-tunggu untuk mengucapkan, "Halo Blogger...!!!" Terima kasih kepada saudara-saudara blogger atas kesediaan maupun keterpaksaannya menikmati isi blog yang semakin hari semakin lawas ini. Semoga tetap ada waktu untuk sekedar mencicipi kopi dan pangsit ayam seperti kemarin. Oh ya, berikut ini ada sedikit oleh-oleh dari liburan tempo hari.
[1] Lembur. Terkadang keseriusan memang diperlukan untuk berimprovisasi sepanjang waktu di depan komputer. Hasilnya, beraneka macam gambar desain mulai dari logo, pamflet, proposal, kaos, spanduk, backdrop, hingga lapangan futsal.
[2] Pilek. Selain identik dengan hawa dingin, ternyata penyakit ini juga dikenal sering menyerang di musim pancaroba. Indikasinya; hidung berair, telinga serasa kedap udara, batuk, hingga sulit bernafas. Mungkin gara-gara telat update antivirus.
[3] Blogger to Campus. Misi baru sebagai alumni kampus tercinta, menyebarkan blog hingga ke sudut ruang kuliah. Kesan khusus; menjadi trainer blog di ruang ber-AC dengan hidung berair, mantab. Ada yang ditanyakan?
[4] Nonton. Kali ini bersama adik tertua yang katanya belum pernah masuk bioskop lagi sejak 1993. Kesan khusus lagi; ternyata harga tiket bioskop lebih murah 5000 perak dari harga VCD bajakan....!!!
[5] Drop. Semua gara-gara segelas kopi susu jumbo yang diminum berturut-turut setelah Josua ekstra besarnya habis. Efeknya, pagi hari badan terserang pegal-pegal akut. Konon inilah yang dinamakan overdosis kafein.

16 April 2008

Prei Dulu


Dengan semakin padatnya agenda full-time job di luar sana, maka dengan ini saya selaku pemilik tunggal blog ini berniat pamit dulu dari jagat maya untuk sementara waktu. Adapun selama saya pergi nanti, jangan sungkan-sungkan untuk menikmati hidangan yang ada. Cuma pangsit ayam sama kopi gratis sebagai bentuk penghormatan saya kepada para tamu. Khusus bagi para tetangga saya, kalau sudah selesai jangan lupa piring sama gelasnya dicuci sendiri. Jangan malu-malu, anggap saja di rumah sendiri....!!! Engko nek metu ojo lali lawange ditutup maneh, pitike cek gak mlebu bale.